Awan Berarak di Danau Singkarak

Perjalan kami sekeluarga cukup panjang. Dimulai sejak Sabtu tanggal 23 Desember sampai dengan Selasa 26 Desember 2017. Tujuan kami adalah propinsi tetangga, Sumatera Barat. Secara garis besar, tujuan yang kami lalui adalah Kelok 9, Danau Singkarak, kebun teh di Alahan Panjang, Danau Di Atas dan Danau di Bawah (Danau Kembar), Kota Padang, Pantai Caroline Padang, Kota Padang Panjang dan Lembah Harau.

Perjalanan selama 4 hari 3 malam tersebut akan saya tuliskan secara tidak berurutan. Tulisan yang pertama ini akan di mulai dengan Danau Singkarak. Untuk menuju Danau Singkarak, saya melewati jalan utama lintas Riau ke Sumatera Barat. Dari rumah kami di Belfast Shop (Perumnas Unri jalan garuda sakti Pekanbaru), saya singgah 1 kali yaitu di kelok sembilan lalu dilanjutkan ke Danau Singkarak. Gambar di bawah ini menunjukan screenshoot yang saya ambil dari google map untuk menunjukan rute yang kami tempuh.

Secara garis besar, kota yang kami lewati dari Pekanbaru sampai ke Danau Singkarak, antara lain: Pekanbaru, Bangkinang, Kelok 9, Sarilamak, Payakumbuh, Masuk Simpang Piladang, Batusangkar dan akhirnya sampai ke Danau Singkarak.

Danau singkarak merupakan sebuah danau terbesar ke-2 setelah Danau Toba di Sumatera Utara. Awan berarak di Danau Singkarak akhirnya berubah menjadi gerimis yang cukup panjang namun hal tersebut tak menyurutkan saya dan anak anak untuk mandi di airnya yang segar tersebut. Karena hujan yang turun berapa hari berturut turut menyebabkan air danau menjadi naik sehingga tidak banyak lokasi yang dangkal yang tepat untuk berenang bagi anak anak. Kami akhirnya mendapatkan lokasi yang bernama tanjung mutiara. Tiket masuk Rp 5.000 per orang dan sewa ban dalam sebesar Rp 10.000 per buah. Berikut gambar saya dan anak anak saat menikamti segarnya air Danau Singkarak.

Figure 1. Mandi di Danau Singkarak

Figure 2. Berpose sejenak di Pesanggrahan Singkarak.

Perjalanan di Singkarak Kami tutup dengan istirahat malam di sebuah hotel melati yang tak jauh dari pinggir danau. Biaya penginapan sebesar Rp 375.000 termasuk harga yang terjangkau namun sarapan yang diberikan adalah minuman teh atau kopi dipadukan dengan roti bakar sederhana.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s