Menerima surat yang “tak diinginkan”

Kemarin sore, saya menerima email singkat dari supervisor saya yang meneruskan email dari editor in chief nya IEEE Trans. On Power System sebuah jurnal yang menempati ranking teratas untuk bidang power system secara khusus dan nomor dua jika ditilik secara umum dalam kategori energy engineering and power technology.

Terusan emailnya sebenarnya panjang karena berisi komentar dari 4 orang penilai. Namun, kalimat pengantar yang diselipkan oleh supervisor saya di awal emailnya itu membuat saya menyimpulkan bahwa artikel kami yang kami masukan pada Februari 2017 lalu dinyatakan tidak layak untuk dipublikasikan di jurnal tersebut. Membaca komentar penilai membuat saya yakin bahwa beda penilai maka beda pula hasil penilaian yang mereka berikan. Penilai satu menuliskan kalimat yang pendek sekali “nice, well written, paper on interesting topic, with practical rresults in DigSilent/PowerFactory”. Namun penilai 2 s.d. penilai 4 memberikan komen yang cukup panjang bahkan berisi pertanyaan atas apa yang kami tulis (saya sebagai penulis 1). Skor menjadi 1 vs 3 agaknya menyebabkan artikel saya mendapatkan keterangan

” we regret to advise you that the reviewing Committees is unable to accept the subjet paper for publication as a PES Transaction paper” yang di bawahnya dibubuhkan nama editor in chief, Transcation on Power System, Prof. Nikos Hatziargyriou.

Terusan email dari supervisor itu lalu saya balas dengan ucapan terimakasih dan saya sampaikan ke tim penulis lainnya yang juga di c.c. kan bahwa saya mengambil pelajaran atas keberhasilan yang tertunda ini. Semoga bisa menjadi penunjuk arah untuk artikel saya mendatang.

Figure 1. IEEE Transaction on Power Systems berada pada urutan 2 kategori Energy Engineering and Power Technology

 

Masih di hari yang sama, saya berhasil pula memasukan 1 buah proposal penelitian PTUPT dan 1 buah proposal PKM. Pemasukan proposal ini saya usahakan sedapat mungkin untuk menghindari tanggal 21 Juni 2017 sebagai deadline. Biasanya hari deadline tersebut merupakan hari yang tersibuk dan biasanya portal simlitabmas Ristek DIKTI akan terasa begitu lambat. Lagi lagi setelah saya berhasil upload kedua proposal penelitian dan pengabdian tersebut, maka salah satu kolega di grup media sosial mengabarkan bahwa ada perpanjang sampai dengan 7 Juli 2017. Pengumuman ini mungkin yang dinantikan oleh kolega lain dengan suka cita dikarenakan yang bersangkutan mungkin belum merampungkan proposal mereka, namun tentu tidak bagi saya karena saya sudah mengupload seluruh proposal dan segala persyaratannya sesuai dengan pemahaman saya. Terkait apakah nantinya akan diterima maka hal itu akan terpulang ke keputusan tim penilai dikti nantinya. Tak sedikitpun saya risau akan hal itu.

Sejak aktip pada 1 Juni 2016, saya sudah menulis dan berpatisipasi pada 8 buah proposal penelitian dan pengabdian. 1 proposal penelitian fundamental Ristek DIKTI 2016 lalu sebesar 100jt ditolak, 2 buah proposal penelitian dari PNBP UR diterima dengan dana total 56 juta, 2 penelitian PTUPT Ristek DIKTI (masing masing sebagai ketua dan anggota 1) dengan total 660 per tahun masih dalam tahap seleksi, 1 proposal PKM Ristek DIKTI sebagai ketua sebesar 50jt masih dalam tahap seleksi, 2 proposal PertaminaFlip Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT. Pertamina pusat dan regional sumatera kedua nya sebagai ketua pengusul dengan total dana 1 M masih menunggu proses seleksi dari PT. Pertamina.

Setelah proposal tersebut terkirim maka tugas selanjutnya adalah berdoa dan bertawakkal kepada allah swt atas keputusan yang akan dihadapi.

Akhirnya sekilas, saya menerima surat atau pemberitahuan yang tak ingin saya terima isinya, yaitu: surat penolakan dari Editor in Chief karena saya berharap artikel ini di terima dan kedua surat perpanjangan pemasukan proposal dari Ristek DIKTI karena saya sudah memasukan proposal jadi tak membutuhkan perpanjangan.

Apapun jenis keputusan yang menghapiri kita maka sebaik baik reaksi adalah tawakkal ilallahu.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s