Hidup Sahid dan Mati Masuk Surga

Agaknya slogan yang mengatakan hidup mulia atau mati sahid tidak berlaku bagi sahabat yang satu ini. Karena keberaniannya di perang uhud dalam membela rasulullah maka beliau digelari hidup sahid oleh para sahabatnya. Saat perang uhud tersebut dialah satu satunya muhajjir yang melindungi rasulullah bersama sebelas sahabat anshor lainnya. Saat kecamuk mulai reda, ia ditemukan mengalami pendarahan hebat akibat memiliki begitu banyak luka, baik dari sabetan pedang, lemparan tombak dan tembakan anak panah. Kakinya telah dipotong dan ia terjatuh ke dalam sebuah lubang di mana ia terbaring tak sadarkan diri dan tak berdaya.

Namun, dari sekian banyak gelar yang diberikan sahabat kepadanya, hal yang dikabarkan rasulullah SAW lah yang membuat semua orang akan iri kepadanya, yaitu bahwa ia termasuk salah satu dari sepuluh sahabat yang dijanjikan masuk surga. Duhai Tolhah bin ubaidillah RA engkaulah orang yang semasa hidupmu telah sahid dan saat matimu kau dimasukan pula ke surga untuk melihat wajahNya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s