Sumbangan, Pengungsi Syiria dan Garam Gulai Kolio Amak

Jumat petang khatib mengumumkan di BIC Belfast, bahwa insyaallah pengungsi syiria akan masuk dan di sambut oleh pemerintah Northern Ireland untuk melanjutkan hidup mereka di negeri jauh ini sebelum datangnya natal tahun ini. Tak terbayangkan olehku betapa besar cobaan mereka, jangankan pergi jauh karena diusir dari negeri sedangkan merantau karena kemauan hati sendiri pun rasa rindu ke negeri tetap membuncah.

 

Kelontang uang logam berjatuhan memenuhi kotak bantuan itu. Para pengumpul bantuan ini orang orang muda yang nampaknya berasal dari timur tengah, agak aneh menurut saya. Mereka tidak hanya mengucapkan terimakasih atas setiap uang logam yang masuk ke kotak itu melainkan mereka juga menyuruh para penyumbang untuk menyantap juada kecil yang telah mereka siapkan sebelumnya. Aku berlalu sahaja dari juada itu, jika ia kuambil agaknya uang logam yang telah kulemparkan itu lebih kecil harganya dari pada juada donat, brownies, dsb yang mereka suguhkan itu. Namun aku berharap, sekecil apapun bantuan itu, bermanfaat hendaknya bagi yang menerima.

 

Teringat aku akan garam, butiran kecil itu, jika ia tak melengkapi gulai kolio amak yang terkanal enak itu, maka akan terasa hambar belaka. Wahai diri, jangan tunggu kaya untuk menyumbang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s