Pertama Tes IELTS resmi

Akhirnya saya berkesempatan untuk menjajal IELTS. Keberanian saya menjajal untuk melakukan test IELTS ini didasarkan beberapa hal. Aplikasi S3 saya ke beberapa universitas di Australia dan UK mensyaratkan agar saya bisa memberikan IELTS 6.5 dan beberapa bulan menjelang ujia IELTS tersebut saya cukup rajin untuk singgah ke Edlink+Connex Pekanbaru hanya sekedar untuk berlatih dan bersimulasi IELTS.

Semua simulasi itu saya lakukan secara mandiri namun tentu ada bantuan dari pihak Edlink yang membantu untuk mengoperasikan CD IELTS nya. Nilai untuk untuk listening dan reading bisa saya ketahui seketika karena pihak edlin memiliki kunci jawabannya. Sedangkan untuk nilai speaking dan writing mereka hanya memberikan gambaran umum yang tentunya cukup bermanfaat untuk mengukur kemampuan saya.

Akhirnya saya melakukan ujian IELTS resmi pada bulan Februari 2011 di Jakarta. Tersedia 5 ruang kelas tempat pelaksanaan tes. Sehingga total peserta kl 100 orang. Dari pantuan saya, rata rata usia peserta masih sangat sangat muda. Mungkin mereka baru menduduki kelas 2 setingka SMA.

Akhirnya selang beberapa minggu, nilai yang dinanti akhirnya tiba. Nilai saya tidak jelek jelek sekali karena tanpa adanya pelatihan IELTS secara resmi saya masih bisa mendapatkan angka 5.5. Namun cerita apliksinya tentu berlainan. Semua aplikasi saya diterima dengan bersyarat bahwa IELTS haruslah 6.5. Saat saya lihat pengumuman aplikasi beasiswa dikti maka terpampang nama saya di pengumuman “Gagal karena bahasa inggris tidak mencukupi”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s