Saat Duka Singgahi Manusia

Malam hari panggilan tak berbayar menggunakan line masuk ke line istri saya. Seorang keponakan mencoba menghubungi istri. Tentulah hal penting. Dan setiap fasilitas online berbunyi dari tanah air dada saya selalu berdebar lebih cepat. Kedua ibu dan ayah mertua sedang sakit berat. Inilah yang selalu membuat rasa cemas bertambah.

Beberapa bulan belakangan ini Saya berdiskusi dengan istri kapan sebaiknya pulang ke tanah air. Akhirnya kami putuskan untuk pulang pada tanggal 26 Februari 2015 mendatang. Setelah mempertimbangkan, kondisi di Belfast: studi saya, sekolah anak, pemutusan sewa rumah dengan agency maka saya berhasil mendapatkan tiket penerbangan murah dari Belfast ke Pekanbaru untuk 5 orang. Tiket ini saya pesan dan bayar pada bulan desember 2014 lalu untuk penerbangan tanggal 26 Februari 2015 tersebut. Ibu mertua, merasa senang, karena kami sekeluarga akan pulang. Namun, niat tidak selalu disudahi dengan kenyataan sesuai dengan keinginan manusia. Maka pada saat keponakan memanggil dengan line itu, meraunglah istri saya. Kabar duka dari kampung halaman, ibu mertua telah tiada.

Sejak kepergian ibu mertua, istri dan saya selalu menghitung hari agar bisa disampaikan ke 26 Februari 2015 secepat mungkin. Tiket yang terlanjur dipesan jika akan dimajukan tanggalnya cukup mahal dan kami juga harus mengurus segala hal yang terkait kepulangan tersebut yang tentunya memakan waktu. Harapan yang tertinggal adalah bersua dengan ayah mertua yang juga sedang sakit. Apa hendak dikata, Rabu 11 Februari 2015 dini hari waktu Belfast istri dan saya kembali dipukul oleh duka yang mendalam mendapat berita bahwa ayah mertua telah tiada menyusul ibu mertua yang sudah mendahului sebulan lebih sebelumnya.

Sesungguhnya, setiap yang bernyawa pasti menemui ajalnya, dan datangnya ajal ini kepada salah satu orang tua, kerabat dan handai taulan adalah sesuatu yang bisa membuat kesedihan mendalam. Doa tak lepas saya lantunkan dan sholat ghaib dipanjatkan. Doa selalu jua saya lantunkan agar istri dan keluarga yang ditinggal sabar adanya. Semoga anak anak bisa menjadi penolong bagi ibu dan ayah mertua dengan cara mengirimkan doa buat mereka. Melanjutkan segala niat amalan mereka, mengunjungi kawan dan handai taulan mereka dan banyak lagi yang harus dilakukan. Semoga keampunan buat yang sudah mendahului dan keampunan dan kesabaran bagi yang ditinggalkan: istri dan saya sekeluarga serta keluarga besar.

Allahumaghfirlahum warhamhum waafihi wa’fuanhum.

4 thoughts on “Saat Duka Singgahi Manusia

  1. Innalillahi wainna ilaihi rojiuun. Turut berduka cita sedalam2nya Pak Iswadi. Semoga kedua mertua pak Iswadi diampuni segala dosa dan diterima amal baiknya. lahumal fatihah.

    *btw, apa istri sudah ndak balik ke Belfast lagi pak? *

  2. Amiin. Jazakallahu khair Cak. Alfatiha. Target pulang memang ingin bersua. Jika pulang ke Pekan kecil kemungkinan akan balik ke Belfast lagi, mengingat tiket 5 orang cukup besar🙂 . Namun setelah kedua orang tua yang baik dan soleh/ha ini mendahului, rasanya ada kemungkinan istri dan saya harus menata ulang kepulangan. Wallahu a’lam, harus diskusi ke supervisors, baikan lagi sama lanlord kan rumah sudah agree saya terminat 1 March ini dan melihat kemungkinan apakah tiket bisa digeser (syukur2 pulangnya setelah viva he2). Mohon doanya Cak.
    I wish you all the best

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s