Menyerah Bahasa Inggris

Pertama kali mencoba ITP TOEFL di Pekanbaru. Mungkin tahun 2004. Mendapatkan skor 463. Sebuah nilai yang mustahil untuk diterima di perguruan tinggi berbahasa inggris dimanapan. Lalu saya melupakan untuk meraih TOEFL ini. Tidak ada gunanya tes TOEFL jika tidak mempersiapkan diri untuk belajar bahasa Inggris itu sendiri. Keputusan berubah, sekolah master di Indonesia saja. Maka jatulah pilihan saya ke ITB Bandung yang tentu juga memerlukan TOEFL. Saya diterima di ITB Bandung dengan TOEFL 470 yang berasal dari hasil test yang dilaksanakan di UNP Padang. Syarat lulus dari ITB harus memilih skor TOEFL minimal 500. Jadi selama 2 tahun di ITB sejak 2005 sampai dengan 2007 salah satu PR saya adalah meraih TOEFL persyaratan lulus tersebut. Alhamdulillah terpenuhi, namun kali ini TOEFL tersebut terpenuhi karena nilai 500 dapat diekivalensikan dengan matakuliah bahasa Inggris tambahan yang dilaksanakan di akhir Pekan selama 1 semester. Maka, berkorbanlah akhir pekan demi syarat kelulusan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s