Lomang Tumbuok


Figure 1. Lomang tumbuok, gambar oleh Iswadi HR

Masih tentang lemang. Ya, inilah lomang tumbuok. Tumbuok (tumbuk) karena lemang ini berasal dari beras yang ditumbuk halus. Dulu kala ia ditumbuk menggunakan alu yang tentunya membutuhkan lesung sebagai wadahnya. Dikarenakan beras berubah menjadi tepung maka lemang ini juga sering disebut dengan istilah lomang topuong. Rata rata menggunakan gula enau kualitas tinggi sehingga menyebabkan lemang ini berwarna cokelat yang senada dengan warna gulau enau tersebut.

Untuk memasaknya dibutuhkan waktu yang lebih lama daripada lemang pulut. Karena itu, ia harus lama di dalam api unggun maka dibutuhkan bambu yang sedikit tebal. Maka pilihan yang tepat adalah buluo poghiang (bambu pering). Agar efisien maka lemang ini dimasak dengan batangan yang lebih panjang sehingga terkadang harus menggunakan dua ruas. Karena itu buku buku pada ruas tersebut harus dilubangan sehingga kedua ruas bisa menyatu.

Tentu lemang tumbuk yang sudah jadi sangat enak sekali. namun jangan lupa pula, separuh masaknya pun juga enak. terutama jika memakan sisa sisa yang lengket dari bambung kecil yang digunakan untuk mengaduk lemang ini sehingga rata.

Salam dari Negeri Tua Melayu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s