Moroguok, Cadar Khas Kampar

Saya berumah di tepi sungai, pemandangan seperti ini lazim saya lihat ketika para ibu ibu di Kampar pergi berladang dan melewati jalan kampung Kami menuju sawah ladang mereka. Umumnya waktu itu mereka mengenakan pelindung seperti photo ini. 


Sumber: https://www.facebook.com/421862687858112/photos/a.529651833745863.1073741825.421862687858112/637446369633075/?type=1&theater

Kami orang Kampar menyebutnya kain pelindung ini “Maroguok”. Konon seorang ulama kharismatik memperkenalkan penggunaan ini. Tidak ada pemaksaan untuk mengenakanya, namun peladang merasa banyak membawa manfaat karena ia terbukti baik untuk melindungi sengatan matahari di daerah yang dilalui khatulistiwa ini. Ia juga aman dari gangguan orang orang “nakal”.

Lalu dengan munculnya bedak beras, para ibu ibu banyak pula yang mengganti maroguok ini dengan menggunakan bedak beras. Mereka seperti bercadar juga hanya dua bola mata yang tampak namun bedanya adalah bahwa bedak beras itu seolah lumpur dioleskan ke roman saja.

One thought on “Moroguok, Cadar Khas Kampar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s