Ramadhan di dua kota

Tahun ini puasa ramadhan saya habiskan di dua kota, Pekanbaru dan Belfast. Sejak tanggal 4 Juli 2013 sampai dengan 30 Juli 2013 saya berada di Pekanbaru. Tujuan saya pulang ke Pekanbaru adalah untuk menjemput keluarga sedangkan pada tanggal 30 Juli 2013 saya serta istri dan tiga orang putra putri kami berangkat menuju Belfast.

Salah satu meriahnya melaksanakan ibadaha siyam dan qiyam pada bulan ramadhan di tanah air adalah bahwa hampir semua masjid menyambut bulan yang mulia ini dengan suka cita. Masjid yang besar maupun yang kecil tidak pernah sepi. Selain itu suasana ramadhan akan lebih terlihat lagi warnanya karena begitu banyak pedagang santapan berbuka yang menjajakan dagangan dengan harga yang cukup murah dan menggiurkan selera.

Ramadhan identik pula dengan acara silaturrahim. Biasanya iven silaturrahim ini diikat dengan cara mengadakan acara buka puasa bersama. Pada acara buka puasa bersama inilah satu dengan lainnya saling bertemu muka dan acara yang non formal penuh hidmat dan kekeluargaan. Taka da sekat antara atasan dan bawahan dan kecil dengan yang besar. Pada Ramadhan tahun lalu, saya bisa menghadiri banyak iven buka puasa bersama ini. Buka puasa di lingkungan jurusan, dengan mahasiswa, dengan alumni, kompleks perumahan, teman pengajian serta buka puasa di keluarga besar saya maupun keluarga besar istri. Buka puasa berjamaah ini biasanya saya lakukan hampir lebih dari setengah bulan Ramadhan lamanya. Sedangkan tahun ini, hanya 2 kali saya berbuka puasa bersama: di lingkungan jurusan teknik elektro serta dengan teman teman lama yang sama sama menimba ilmu agama dan mengaji di Pekanbaru.

Di Belfast sendiri sebenarnya buka puasapun dilakukan bersama sama, dilakukan di masji Belfast Islamic center. Semenjak kembali ke Belfast saya belum berkesempatan untuk hadir berbuka puasa bersama dengan jamaah di masjid tersebut mengingat anak anak dan istri masih baru berada di Belfast. Namun solat tarawih saya sempatkan datang ke Masjid karena sholat isya baru dimulai pada jam 11 pm lalu dilanjutkan dengan tarawih. Jadi saya memiliki waktu yang cukup untuk berjalan dari rumah menuju masjid setelah selesai berbuka dan melaksanakan ibadah solat magrib di rumah. Mumpung Ramadhan masih ada, nampaknya hari sisa ini bisa dinikmati untuk berbagi dan berbuka puasa bersama dengan jamaah masjid BIC tersebut.

Ya Allah ya Kariim kuatkanlah iman kami sehingga kami terus meningkatkan ibadah kami di bulan ramadhan yang tinggal hanya beberapa hari lagi ini sedangankan pada bulan lainnya jadikanlah hati kami untuk beribadah kepadaMu sekuat kami beribadah di saat bulanMu yang mulia ini. Dan jadikanlah kami salah satu bagian dari hambaMu yang mendapatkan gelar yang Engaku janjikan. TAQWA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s