Mencintai Pekerjaan

Karena laptop lama yang saya beli pada tahun 2006 telah meluluskan 2 orang (saya dan istri) jadi saya berketetapan hati untuk menggantinya. Kalau sebelumnya merek acer maka kali ini saya ingin membeli merek lain.

Selain itu, saya juga berharap dengan laptop baru maka sedikit banyaknya dapat membantu studi saya nantinya di Belfast. Saya akhirnya lebih memilih toko komputer yang ada di jalan Tuanku Tambusai walaupun sebenarnya di sekitaran Panam juga banyak toko toko menjual produk yang sama. Alasannya, karena saya ingin menukar uang rupiah ke poundsterling di pasar Pusat, mengambil hasil rekaman medis di laboratorium thamrin di jalan Tuanku Tambusai serta mengambil kiriman barang di rumah adik yang ada di Tuanku Tambusai.

Pertama saya menyinggahi toko komputer yang cukup besar di seberang Riau Mandiri. Namun pelayanannya tidak memuaskan. Saat saya tanya terkait komputer dia tidak tahu sama sekali dan dijawab dengan pendek serta terkesan ketus. Baiknya seandainya dia tidak tahu harusnya memanggil pramuniaga lain yang lebih tahu.

Akhirnya saya beralih ke toko seberangnya (sejajar dengan Riau Mandiri). Di sana pelayanannya cukup bagus. Parmuniaganya baik baik walau ada beberapa pertanyaan saya yang tak bisa dia jawab. Setidaknya tidak terkesan ketus dan nampaknya mereka mencintai pekerjaan mereka.

Harganya bahkan lebih murah dari toko sebelumnya. Karena laptop yang saya inginkan tidak ada jadi dia ambil di toko induk di jalan Melur (tempat saya membeli laptop pertama, dulu titip ke almarhum bang Anwar, abang dari pak Anhar-dosen TE UR). Setengah jam barang datang dan saya diperbolehkan untuk mencoba dan mengecek kondisinya. Mereka juga mengatakan mau diambil sekarang atau besok. Kalo diambil sekarang kl 2 jam lagi karena ada beberapa software yang harus di install dan proses backup windows ke DVD yang harus di lakuka (back up windows ini juga digratiskan). Saya putuskan untuk mengambil besok. Terserah saya mau membayar DP berapa.

Banyak kita lihat orang tak serius bekerja dengan apa yang dikerjakan. Asal asalan. Seharusnya pramuniaga harus ramah dan sedikit banyaknya tahu terkait barang. Kalau tak tahu terkait teknologi setidaknya tahu terkait harga. Bisa memberikan pandangan harga ke konsumen. Misalnya, kalau yang ini harganya segini sedangkan yang itu harga segitu kalau bapak beli yang ini dapat ini kalau beli yang itu bapak harus menambah uang tambah lagi karena softwarenya asli, dsb.

Sudah beberapa kali saya datang ke Apple store di Belfast. Nampak sekali pramuniaga sangat kooperatip. Mereka sangat santun dan sangat mebantu sekali. Saat kita ucapkan “thank you” maka dengan segera akan menjawab “no porblem”.

Bagi saya pekerjaan yang cocok dengan kita adalah pekerjaan yang kita cintai dan memberikan kepuasan kepada kita saat mengerjakannya. Tidak ada keterpaksaan. Jangan seperti penjual laptop toko pertama tadi seolah olah olah tak berminat dengan pekerjaan. Menjawab dengan ketus penuh keterpaksaan dan curiga seolah pembeli hanya bertanya tanpa ada niat membeli.

Sekarang pilihan saya jatuh ke Toshiba satellite, I5, windows 7 dan sebelum transaksi saya katakan ke mereka “saya dari toko di seberang namun tak jadi beli di sana, karena kalian sangat baik maka saya memutuskan beli di sini”

Apa ada perkerjaan yang tidak anda cintai???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s