Membesarkan Anak dengan Hati

Suatu ketika saya membuka koleksi foto dan video dan kemudian melihatnya bareng Azkiya (waktu itu 3 tahun) dan isteri. Salah satu yang kami tonton adalah video Azkiya waktu berumur 1 tahun 2 bulan lebih. Di dalam video tersebut, Ia sedang berlari-lari di borobudur dan saya dengan isteri mengambil videonya saat ia berlari tersebut. Jadi dalam video tersebut hanya terlihat azkiya yang lari sambil mengejar kami yang tentunya tidak jauh dihadapannya. Waktu video ini kami tonton, Azkiya umur 3 tahun, dan dia protes kenapa ia ditinggalkan sendiri berlari di borobudur tersebut. Kemana ayah dan ibu. Kenapa ibu tidak nampak dan kenapa ayah tidak ada dan kenapa ia dibiarkan berlari sendiri seolah-olah sedang ditinggalkan. Saya dan istri berusaha menjelaskannya, bahwa ibu dan ayah berada didepan Azkiya dan sedang mengambil gambar Azkiya dengan kamera video. Akhirnya ia pun menangis karena masih merasa waktu kejadian di video itu, ia lagi ditinggalkan dan berlari-lari memanggil ayah dan ibu.

Video itu bukanlah gambaran kekerasan dari orang tua. Hanya dokumentasi biasa dan tentunya adegan Azkiya (1 tahun 2 bulan lebih) yang sedang lari tersebut penuh teriakan dan canda tawanya. Namun, cara pandang Azkiya ( 3 tahun saat menonton video) berbeda dengan kejadian sebenarnya. Ia merasa ditinggalkan dan sendiri. Saya sempat membayangkan apa yang akan dirasakan oleh anak-anak yang tidak beruntung dimana orang tuanya dengan tega memukul dan menghardik mereka. Tentulah saat ia berusia remaja hal itu akan iya kenang sebagai bayangan yang menyakitkan. Membesarkan anak dengan hati nampaknya perlu latihan dan kesabaran.

One thought on “Membesarkan Anak dengan Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s