Pekerjaan “Biasa Saja”

Bagi sebahagian orang kadang pekerjaan kita tidak dinilai. Menurut mereka, mungkin kita tidak mengerjakan apa-apa karena mereka tidak melihat perubahan berarti. Saya sering merenungi jangan-jangan keberadaan saya bukan berarti apa-apa bagi orang sekitar kita. Jangan-jangan tanpa keberadaan kita maka semua yang adapun akan berjalan seperti apanya.

Teringatlah saya suatu kisah dari sebuah tulisan ketika seorang suami bertanya kepada istrinya tentang apa saja yang telah dikerjakan oleh istrinya saat berada di rumah. Seolah-olah pekerjaan rumah yang istrinya lakukan belum berbobot. Hal yang biasa saja: mencuci piring, memandikan anak, membersihkan rumah, dan mengurusi pakaian.

Untuk menjawab pertanyaan sang suami ini, suatu ketika, sang istri mencoba untuk tidak melakukan pekerjaan yang ia biasa lakukan setiap hari. Anak-anaknya tidak ia mandikan dan bahkan berlumur lumpur. Piring di dapur teronggok seperti menggunung. Kain kotor bertebaran centang perenang. Kran di bak mandi dibiarkan terbuka sehingga bak meluap dan menyebar sampai ke lantai di luar kamar mandi. Saat sang suaminya bertanya. Lampu tidak dimatikan, TV dibiarkan menyala dengan volume yang sangat besar. Lantas, saat sang suami bertanya “Apa yang engkau kerjakan hari ini wahai istriku?”. Sang istripun menjawab bahwa hari ini ia hanya tidak melakukan apa-apa sejak pagi hingga sore.

Saat beberapa orang teman di kampus mendapatkan kesempatan untuk izin belajar (Sekolah, Pelatihan dan semacamnya) barulah kita tahu bahwa keberadaan teman tersebut selaku pengajar matakuliah sangatlah vital. Hal ini mungkin ditandai dengan sulitnya mencari pengganti ybs. Bayangkan kalau penggantinya tidak ada maka tidak ada yang mengajarkan mata kuliah tersebut. Mahasiswa layaknya anak ayam kehilangan induk. Pertemuan di kelas kosong. Tidak ada yang menyelenggarakan ujian dan praktikum. Keberadaan kampus centang perenang. Akhirnya, sudah saatnya bagi kita menghargai pekerjaan orang lain yang nampaknya ringan ringan saja namun sebenarnya ia sangat berbobot.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s