Banjir Euy

Setelah mengalami sendiri baru saya menyadari bahwa ternyata memang repot juga kalau kita terkena banjir…Tepatnya saya tidak mengalami langsung “live” saat bajir terjadi. Dikarenakan pada hari kejadian saya pulang kampung untuk mengikuti idul fitri di kampung halaman. Hujan lebat yang terjadi pada (Malam Idul Fitri) menyebabkan paritparit yang ada di pekanbaru tidak kuasa lagi untuk menampungnya. Alhasil air di depan rumah makin meninggi dan meninggi sehingga masuk rumah. Saya baru tahu pada hari kamisnya, aritnya setelah 5 hari sejak kejadian..coba anda bayangkan betapa kotor dan bau busuk yang ada. Akhirnya saya putuskan untuk pulang ke pekanbaru pada hari ahadnya… eh ternyata pada malam minggu (21/10) terjadi hujan lebat lagi… yang menyebabkan air masuk ke rumah. Artinya sudah 2 kali kebanjiran dalam kurun 1 minggu. Saya coba bersihkan denga adek…lumayan penat juga, karena menghabiskan waktu hampir satu harian…bukan karena rumah besar namun karena lumpur yang banyak  dan memilah-milah barang-barang yang terendam …

Dari kejadian banjir yang melanda pekanbaru ini…mungkin pemkot harus berfikir lugas untuk mengatasinya..agar tidak terjadi seperti yang terjadi di jakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s