Punggawa bermuka dingin

Sebenarnya bukan posisi saya untuk mengomentari tentang olah raga. Namun saya terlanjur menyukai bidang ini. Selain saya menyukai ping pong (tenis meja) dan catur, sepakbola adalah olah raga yang sangat saya sukai. Pernah terpikir dalam hati saya, bahwa tidak salah kalau orang tua saya memberi nama “Iswadi”. Mungkin mereka juga pengagum legenda timnas kita “Iswadi Idris”. Sejak kecil saya selalu bermain di kampung. Bagi kami anak-anak kampung, sepakbola adalah olah raga yang sangat murah. Kalau lapangan bola yang bagus dipakai oleh orang dewasa, maka kami bisa menggunakan tanah lapang (bahkan bekas garapan sawah) untuk dijadikan lapangan, kontras dengan orang kota yach….bakat mereka harus ditumpahkan dimana??? tanah yang agak lapang sedikit saja pasti akan berubaha menjadi sentra, baik itu sentra bisnis maupun sentra pemerintah. Waktu kuliah juga saya sering bermain bola, dan termasuk tim inti di angkatan 97 elektro Undip dan tim inti di rumpun pelajar mahasiswa riau semarang. Setelah ngajar di Unri saya juga pernah memperkuat tim teknik (waktu itu masih dimotori oleh pak Ir. Siswantio, MT) pertandingan resmi teakhir saya dengan tim teknik adalah pada tahun 2004 kalo gak salah saya mengoleksi 2 gol selama turnamen antar fakultas se-Unri tersebut.

Sekarang Copa Amerika sedang hangat-hangatnya. Prediksi pengamat sepakbola time tanggo argentina ternyata tidak jauh meleset. Setelah mengandaskan USA 4-1 dan Kolombia 4-2, tim ini dipastikan lolos ke perempat final. Yang menarik adalah punggawa timnas yang banyak berjejal di tim tanggo ini. Setidaknya merekan menurunkan 3 orang punggawa secara bersamaan, ada Juan Veron (Estudiantes), Messi (new maradona) yang namanya melejit bersama barcelona dan juan roman requelme (Boca junior). Untuk pemain yang terakhir ini ada daya tarik tersendiri, yaitu raut mukanya yang sangat dingin saat setelah mencetak gol ke gawang lawan. Agaknya raut muka yang dingin ini menjadi gaya dari riqueleme. Mengenai ekspresinya yang kurang ekspresif tersebut requelme pernah berujar “Zidan juga tidak pernah tersenyum tapi dia tetap menjadi pemain besar”. Anehnya lagi, selain ekspresinya sangat dingin, ternyata pengatur serangan ini punya hati yang tulus. Setelah di kritik oleh crepso saat PD 2006, karena ia tidak memberikan umpan matang ke crepso saat itu, ia berjanji akan memberikan crespo yang terbaik dan umpan matang agar crespo menjadi top scorer copa ameriika. Sungguh suatu sikap yang terpuji. Barov requelme dan barvi timans (eh apa hubungannya??…….ada dong…kan ntar lagi bakalan dihelat laga piala asia).

3 thoughts on “Punggawa bermuka dingin

  1. Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya

    Bung Iswadi Idris memang sangat terkenal pada masa kejayaannya. Beliau sebenarnya tinggal di Maguwoharjo, Sleman.

    Kepada teman SMPku, Dani Putranto dan keluarga yg ditinggalkan semoga diberi ketabahan dalam menjalani ujian ini dan semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, Amin ya Rabbal ‘alamiin.
    Atas nama teman2 seangkatan, ijinkan saya menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga yg telah ditinggalkan.
    Yang tabah ya, Dan.

    Saya dikabari temenku Rozaq jam 4 pagi sebelum Shubuh. Beritanya juga dilihat di acara berita di TV sekitar jm 6-an klo ga salah.

    Bapak orang Pekanbaru juga ya?
    Tinggal dimana nih? Saya juga, cuman lagi di Jogja sekarang.

  2. Negara kehilangan seorang legenda. Semoga amal ibadah bung Iswadi Idris diterima Allaw SWT.

    Rahmat…saya tinggal di jalan t.tambusai.

    Salam Kenal yach

    Iswadi HR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s