Jangan malu menjadi tersangka asalkan benar

Beberapa pekan ini berita makin disibukan seputar kasus suap yang menimpa salah satu pemimpin partai. Sebenarnya kasus suap ini bukan hal yang baru di negeri tercinta ini. Suda beberapa nama yang terkait hal ini sebelumnya. Namun ceritanya akhir akhir ini cukup agak berbeda karena yang tersangkut adalah petinggi partai yang memiliki citra yang baik.

Beberapa skenario dan dugaan mulai bermunculan. Ada yang menyebutkan ini salah satu upaya penjegalan untuk menjegal kesuksesan yang diperkirakan akan diraih pada 2014 mendatang. Katanya lagi, harapan untuk menjadi partai 3 besar pada tahun 2014 nanti akan terganjal yaitu dengan cara menjadikan tersangka bagi pemimpin partainya.

Apapun itu saya tak mau berspekulasi karena tentulah proses hukum yang bisa menjawab mana yang benar dan hukum apa yang digunakan. Menjadi seseorang yang taat hukum adalah hal yang sulit sekali untuk bisa dilakukan seseorang. Biasanya sebelum proses hukum itu berjalan sebisa mungkin proses itu dihalangi baik dengan cara baik maupun sebaliknya. Tak heran dijumpai seperti sangkaan banyak orang bahwa proses hukum terhadap seseorang bisa dihentikan karena yang bersangkutan menyogok jaksa dan hakim yang bertugas. Jadilah tuntutan dibatalkan oleh jaksa dan hakim memberikan keputusan tak bersalah.

Apresiasi besar tentunya juga patut kita layangkan ke figur yang berani bertindak beda yaitu kesediaan untuk diproses secara hukum tanpa harus berusaha lari dari hukum.

Seperti yang saya sebutkan diawal banyak pembesar kita yang pernah diproses secara hukum dan divonis serta melaksanakan eksekusi atas vonis dirinya. Ada yang dibuang ke boven digul ada yang diasingkan dan ada yang dipenjara. Namun kecintaan kita terhadap figur ini tidak luntur karena kita tahu bahwa mereka dihukum bukan karena salah tapi karena hukum menganggap mereka salah. Hukum yang diskenario sedemikian rupa sehingga mereka menjadi orang hukuman yang sebenarnya tak layak dihukum secara hukum yang baik dan benar.

Akhir ini masyarakat makin pintar dan makin kritis. Mereka tahu mana hukum sandiwara belaka dan mana hukum konspirasi dan mana hukum yang sebenarnya sesuai keadilan dan tegak pada kebenaran.

Saya masih yakin jika suatu saat seseorang dihukum karena salahnya putusan hukum maka kebenaran akan statusnya akan terungkap cepat maupun lambat nantinya. Ali RA pernah dikalahkan terkait baju besinya dan tak lama setelahnya kebenaran akhirnya terungkap bahwa Ali RA lah yang benar sesuai pengakuan yahudi yang merupakan pihak lawanya saat itu.

Rasul SAW malah memiliki kisah yang tak lazim. Di kisahkan di penghujung hidupnya rasul SAW pernah menghimbau banyak orang jika selama ia bergaul ada tindak tanduk yang salah terhadap seseorang maka beliau mengundang agar yang pernah beliau sakiti untuk membalas terhadap dirinya saat itu. Walaupun ada salah satu sahabat yang mengaku bahwa rasul pernah secara tidak sengaja mencambuk seorang sahabat dan sahabat itu menuntut balas untuk melakukan hal yang sama kepada Rasul SAW dan rasul bersedia untuk melakukan itu. Dan bahkan beliau membuka bajunya karena sahabat yang pernah dicambuk tersebut saat waktu itu juga tak memakai baju. Beberapa sahabat dan anak beliau Fatimah mengatakan biar mereka saja yang menggantikan rasul SAW untuk dicambuk namun rasul tak mau dan ingin menjalani acara balas tersebut dengan dirinya tanpa diwakilkan oleh anaknya maupun sahabatnya. Diakhir kisah tahulah kita bahwa sahabat yang mengaku pernah dicambuk oleh rasul tersebut hanya mengakali rasul saja. Sebenarnya sahabat hanya ini ingin memeluk putih bersih badan rasul maka sebelum cambuk ia ayunkan jadilah ia memeluk tubuh rasul dan bukan mencambuk beliau. Poin penting yang saya rasakan, bahwa terlihat jelas rasul tak ingin menghindar dari proses hukum malahan sebaliknya beliau meminta agar hukum ditegakan walaupun kepada dirinya sendiri.

About these ads

Leave a comment

Filed under Artikel, Belfast

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s